Bahas Tenaga Kerja Lokal, Disnaker Undang Anggota DPRD Komisi I Dan 2 Perusahaan Serta LAMR Dan LSM Bengkalis

 

DURI (BENGKALIS) | Dinas Tenaga Kerja Bengkalis mengundang Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis untuk beraudensi dengan PT. PDSI (Pertamina Drilling Service Indonesia), PT.PDC (Patra Drilling Contractor), LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang berada di Duri dalam agenda Tenaga Kerja Lokal.

Audensi yang dilaksanakan di Kantor Disnakertrans Bengkalis-Duri di Jl. Pipa Air Bersih itu dimulai sejak pukul 10.30 WIB, Senin (27/09/2021).


Poto: Undangan dari Disnaker


Dalam undangan itu ditegaskan, bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Bengkalis No. 04 Tahun 2004 tentang Tenaga Kerja Lokal.

Dimana salah satu Tupoksi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis adalah melakukan Pembinaan Ketenagakerjaan pada Perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Oleh karena situasi masih dalam pandemi covid-19, utusan dibatasi 4 (empat) orang setiap Organisasi dengan tetap menerapkan Prokes.


Tampak sejumlah Ormas Duri hadir dalam audensi itu, diantaranya LAMR dan LSM RMB, RMRB, LLMB, Hulubalang Mandau, MSR, Perwakilan Bhatin 5 dan Bhatin 8, LAMR Mandau dan Bathin Solapan.

Sementara dari Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis hadir Bapak Syafroni Untung, SH dari Fraksi Golkar, Bapak Nanang Haryanto, SH dari fraksi Demokrat, Bapak Sanusi, SH., MH dari fraksi PKS, dan Bapak Horas Sitorus, SH dari fraksi PDIP.

Namun, salah satu Ketua Ormas yang hadir cukup kecewa karena ketidakhadiran dari Pihak Perusahaan yang diundang,

"Kita cukup kecewa karena pihak
Perusahaan tidak hadir, yang datang hanya utusan atau admin dari PT PDC, kesannya kedua perusahaan itu diduga kurang menghargai undangan dari Disnaker itu", Ujar Panglimo El Citra kepada media yang didampingi Ketua RMRB Ramzi

Panglimo El Citra melanjutkan, bahwa tenaga kerja yang diperkerjakan selama ini kebanyakan dari luar daerah Bengkalis.

"Masih banyak tenaga kerja di Perusahaan PT. PDSI seperti supir atau helper diduga dari luar Duri-Bengkalis, seperti dari Palembang, Jambi, Aceh dll", tambah Panglimo El Citra

Jadi, masih kata Panglimo El Citra, bahwa kedua Perusahaan itu kita ajak audensi dan musyawarah agar bisa menjelaskan, mengapa belum maksimal memberdayakan tenaga pekerja lokal.

Diakhir, Panglimo El Citra mengungkapkan kepada awak media, bahwa pertemuan ini bisa dikatakan belum maksimal, dan akan dijadwalkan ulang untuk pertemuan kedepannya.

"Kita akan shcedule ulang pertemuan dengan kedua perusahaan itu, kita berharap dari kedua perusahaan itu kedepannya mengutus orang yang bisa mengambil keputusan", tegas El Citra

advertise

Slider Parnert

Subscribe Text

Offered for construction industries